• Pelatihan UKM mitra binaan PKBL KBN. -WB-

Perluas Wawasan, UKM Mitra PKBL Kunjungi Lembang

Perluas Wawasan, UKM Mitra PKBL Kunjungi Lembang

Mon, 07/30/2018 - 07:01
Posted in:
0 comments

Para UKM mitra PKBL KBN yang mengikuti program pelatihan pertama tahun 2018 diajak mengunjungi Lembang Bandung. Di tempat ini mereka diharapkan melihat dari dekat UKM produksi tahu susu lembang dan manajemen UKM dalam upaya mencari eksistensi di sana.

Sebelum kunjungan tersebut, sebanyak 40 mitra UKM PKBL mengikuti acara makan malam bersama yang dilanjutkan dengan silaturahmi yang diadakan di Hotel Radiant Lembang. Panitia ingin di antara peserta saling mengenal dan menggali peluang sinergi di antara usaha mereka.

Di situ masing-masing mitra diminta untuk saling mengenalkan usaha, sedikit kisah usahanya terkait bantuan PKBL, sekaligus kritik dan masukan pada penyelenggaraan PKBL selama ini.

Pada momen ini peserta dengan bebas menyuarakan isi hatinya terkait PKBL. Mayoritas merasakan manfaat bantuan dana bergulir tersebut. Ada yang menyebut berkat bantuan itu, usahanya semakin maju dan berkembang. Bahkan, ada yang semula hanya punya satu kios sekarang jadi 5 kios.

Rata-rata usahanya maju berkat bantuan pendanaan PKBL. Mereka menginginkan pinjamannya terus bertambah untuk memperkuat laju usahanya yang terus berkembang.

Sementara itu saat kunjungan ke UKM, peserta diajak untuk melihat dari dekat bagaimana pembuatan tahu susu lembang. Pihak manajemen secara terbuka menjelaskan resep yang harus disiapkan, bagaimana pengolahan, sampai pemasaran tahu susu tersebut.

Dhine, salah satu penanggungjawab produksi Tahu Susu Lembang menjelaskan, bahwa selama ini pemasaran tahu susu produksinya bersifat internal, yakni hanya di dalam unit usaha satu grup. Belum dijual eceran ke pasar bebas seperti tahu lainnya.

Selain di gerai tahu susu lembang, produk tahu susu hanya dipasarkan di Floating Market yang tak tak jauh dari tempat produksi tahu tersebut.

Sementara di gerai UKM binaan Dinas UKM Kabupaten Bandung Barat, peserta mendapatkan banyak penjelasan dari pengelola bagaimana upaya Dinas UKM setempat dalam membina usaha kecil yang ada di daerah itu dalam bentuk lokasi berjualan yang disewakan secara murah.

Andre dari pengelola gerai tersebut mengaku mewadahi para UKM dengan kemudahan tempat dan biaya. Di tempat tersebut selain dijajakan aneka jajanan dari para industri rumahan, juga ada coffee shop. Semua yang berjualan harus sudah mengantungi izin dari dinas perindustrian setempat berupa izin usaha rumahan.

Tona’s Coffee, salah satu binaan gerai tersebut mengaku sangat terbantu dalam upaya ikut memperkenalkan produk minuman kopi Arabica khas Cibodas. Sebab, di situlah nasib para petani kopi yang tergabung dalam kelompok tani kopi Cibodas dipertaruhkan.

“Ini merupakan hilirnya para petani kopi di Cibodas,” ujar Aga, manajemen coffee shop tersebut.

Sebagai penutup dari pelatihan, semua peserta diajak untuk refreshing di Floating Market, Lembang. Para peserta tampak puas dengan program pelatihan ini. Selain mendapat tambahan ilmu usaha, melihat dari dekat usaha lain, juga ada rekreasinya. Mereka menginginkan KBN lebih maju, sehingga semakin banyak pengusaha kecil yang bisa dibantu.

MY // SELENGKAPNYA DI MAJALAH KBN #016