• KBN Milenial. -WB001-

KBN Dorong Kreativitas & Inovasi Pegawai Muda Lewat Milenial Digitalisasi

KBN Dorong Kreativitas & Inovasi Pegawai Muda Lewat Milenial Digitalisasi

Wed, 10/10/2018 - 10:22
Posted in:
0 comments

DALAM upaya merespon kreativitas dan inovasi generasi milenial ke dalam bisnis perusahaan melalui teknologi informasi, PT KBN Persero mencanangkan program “Milenial Digitalisasi” di aula KBN, Senin (8/10).

Lewat program ini generasi milenial diharapkan mampu memberi sumbangsih berupa masukan yang kreatif dan inovatif bagi perusahaan.

Tidak kurang dari 50 pegawai muda di lingkungan PT KBN ikut ambil bagian. Mereka kebanyakan pegawai pemula, mulai dari pelaksana sampai level kepala seksi dan kepala bagian.

Tiga direksi PT KBN mulai dari Direktur Utama sampai dua direktur lain secara khusus turut memberikan arahan dalam pertemuan yang dihadiri para pegawai yang rata-rata baru berusaia 20-30an tahun tersebut.

Ketua Panitia Toha Muzaqi yang juga Sekretaris Perusahaan KBN mengharapkan peran generasi baru pegawai KBN ini dalam upaya ikut memberikan citra positif perusahaan di mata publik.

Menjadi pegawai muda harus mampu mengubah kultur yang tidak baik. Seperti misalnya hanya rajin absen dan selalu menuntut apa yang harus diberikan perusahaan.

“Sekarang saatnya bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas. Harus out the box dan do the frog’s leap,” kata Toha Muzaqi sembari merinci lompatan-lompatan yang harus dilakukan para pegawai muda.

Tidak ada kata sia-sia untuk mereka yang bekerja keras dan memberikan kontribusi besar bagi perusahaan. Sebaliknya, bagi mereka yang asal datang, absen, dan pulang begitu waktu berakhir tanpa prestasi yang membanggakan, jangan harap akan punya jabatan yang tinggi.

Direktur Utama PTKBN, HM Sattar Taba menekankan kepada para pegawai muda tentang pentingnya bekerja sebagai ibadah. Jadi bekerja harus dilandasi niat untuk menjadikan kerja itu sebuah ibadah.

Beruntunglah yang telah menjadi pegawai KBN. Nikmati itu harus disyukuri dengan kerja keras.

“Jangan hanya datang, buang-buang waktu di kantor dan pulang. Perlu kerja keras yang dilandasi kejujuran dan keikhlasan agar memberi manfaat bagi perusahaan,” kata Dirut KBN dalam pembekalannya.

“Kini saatnya yang muda berjuang untuk perusahaan, karena para pegawai muda ini yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di KBN,” katanya.

Transformasi

Direktur Pengembangan Rahayu Ahmad Junaedi banyak berharap pada para pegawai milenial ini untuk ikut memikirkan masa depan perusahaan agar lebih baik. Menurutnya, masing-masing unit di KBN memerlukan peran besar setiap pegawai muda KBN ini.

Semua punya porsi untuk memikirkan bagaimana perusahaan ini lebih maju dan punya nilai jual yang tinggi. Salah satunya adalah bagaimana para pegawai muda ini mampu membuat para customer menjadi nyaman.

“Kita semua tengah berjuang keras untuk berubah dari bisnis model lama, walaupun hambatannya begitu banyak. Tapi, yakinlah langkah ini untuk menjadikan perusahaan ini terus bertahan dan menjadi kuat,” kata Dirbang Rahayu A Junaedi.

Memperbaiki sarana dan prasarana menjadi modern dengan piranti IT begitu mudah, tapi yang paling susah menurut Dirbang adalah memperbaiki mental. Inilah yang secara bertahap akan terus diperbaiki dengan dukungan teknologi modern.

Kini, setahap demi setahap KBN tengah melakukan transformasi bisnis dari semula hanya menyewakan menjadi mengelola sendiri. Sebagian unit bisnis yang belum siap mengelola sendiri bisnisnya, seperti di logistik, kepelabuhanan, ataupun lainnya, perlu dikerjasamakan dengan pihak lain yang lebih berpengalaman sampai ada transfer of knowledge dan SDM KBN siap mengambil alih.

“Kita ingin membangun opportunity, tapi tanpa keluar cost yang banyak,” kata Dirbang.

Dirbang mengatakan, untuk menopang semua bisnis KBN ini perlu didukung oleh tim digitalisasi yang kuat dalam materi dan strategi.

“Jangan asal nge-blazz. Perlu strategi bertahan, menyerang, membalas, atau mengalihkan suatu berita yang kurang menguntungkan bagi bisnis perusahaan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Daly Mulyana menyatakan dalam rekrutmen karyawan baru KBN di masa datang juga mulai dilihat peran calon pegawai dalam dunia digital sampai sejauh mana jejak media sosialnya. Hal ini mengacu pada sejumlah perusahaan besar BUMN yang juga mulai menerapkan pertimbangan tersebut dalam menentukan penerimaan calon pegawai.

SELENGKAPNYA BACA DI MAJALAH KBN #017 YAD. <>MY